Memulai Spring Framework – part 1

Memulai Spring Framework.

Pernah ada yang tanya ke saya tentang bahasa pemrograman Java, bunyi pertanyaannya adalah pernah pakai framework apa? Saya jawab: spring.

Spring adalah framework aplikasi dan inversion of control container untuk platform Java. Menurut wikipedia  spring framework. Spring adalah project open source menggunakan Apache License 2.0, project ini murni di-maintain oleh komunitas dan ada support yang disediakan oleh https://pivotal.io/. Full source bisa dilihat di github repo.

Karena spring sudah lama dan terkenal di komunitas java, maka tidak jarang diluar sana banyak perusahaan yang memakai framework spring sebagai basis backend dari aplikasi mereka. Spring sangat fleksibel, biasanya digunakan untuk backend atau web service yang memproses request dari klien. Dalam arsitektur sistem client – server, spring application biasanya hosted menggunakan web server seperti apache httpd, jetty atau tomcat.

Untuk memulai backend web development berbasis rest menggunakan spring framework, pertama kita perlu mendownload Eclipse IDE dan menginstall di komputer. Setelah terinstall, buka aplikas Eclipse dan pilih menu HelpEclipse Marketplace untuk membuka markeplace dan install STS Plugin.

eclipse marketplace
Eclipse Marketplace window
Spring framework plugin
STS Plugins

Silakan restart Eclipse untuk memulai project baru dengan template Spring framework.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Memulai Spring Framework – part 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s